Selasa, 25 Januari 2011

Bangunan lagu Dangdut

Meskipun lagu-lagu dangdut dapat menerima berbagai unsur musik lain secara mudah, bangunan sebagian besar lagu dangdut sangat konservatif, sebagian besar tersusun dari satuan delapan birama 4/4. Jarang sekali ditemukan lagu dangdut dengan birama 3/4, kecuali pada beberapa lagu masa 1960-an seperti Burung Nuri dan Seroja. Lagu dangdut juga miskin improvisasi, baik melodi maupun harmoni. Sebagai musik pengiring tarian, dangdut sangat mengandalkan ketukan tabla dan sinkop.

Bentuk bangunan lagu dangdut secara umum adalah: A - A - B -A,

namun dalam aplikasi kebanyakan memiliki urutan menjadi seperti ini:

Intro - A - A - Interlude - B (Reffrain) - A - Interlude - B (Reffrain) - A

Intro dapat berupa vokal tanpa iringan atau berupa permainan seruling, selebihnya merupakan permainan gitar atau mandolin. Panjang intro dapat mencapai delapan birama.

Bagian awal tersusun dari delapan birama, dengan atau tanpa pengulangan. Jika terdapat pengulangan, dapat disela dengan suatu baris permainan jeda (interlude). Bagian ini biasanya berlirik pengantar tentang isi lagu, situasi yang dihadapi sang penyanyi.
Gendang atau tabla, salah satu alat musik utama dangdut

Lagu dangdut standar tidak memiliki refrain, namun memiliki bagian kedua dengan bangunan melodi yang berbeda dengan bagian pertama. Sebelum memasuki bagian kedua biasanya terdapat dua kali delapan birama jeda tanpa lirik (interlude). Bagian kedua biasanya sepanjang dari dua kali delapan birama dengan disela satu baris jeda tanpa lirik. Di akhir bagian kedua kadang-kadang terdapat koda sepanjang empat birama. Lirik bagian kedua biasanya berisi konsekuensi dari situasi yang digambarkan bagian pertama atau tindakan yang diambil si penyanyi untuk menjawab situasi itu.

Setelah bagian kedua, lagu diulang penuh dari awal hingga akhir. Lagu dangdut diakhiri pada pengulangan bagian pertama. Jarang sekali lagu dangdut diakhiri dengan fade away.

Dari musik Melayu ke Dangdut

Dangdut kontemporer telah berbeda dari akarnya, musik Melayu, meskipun orang masih dapat merasakan sentuhannya.
Orkes Melayu (biasa disingkat OM, sebutan yang masih sering dipakai untuk suatu grup musik dangdut) yang asli menggunakan alat musik seperti gitar akustik, akordeon, rebana, gambus, dan suling, bahkan gong. Pada tahun 1950-an dan 1960-an banyak berkembang orkes-orkes Melayu di Jakarta yang memainkan lagu-lagu Melayu Deli dari Sumatera (sekitar Medan). Pada masa ini mulai masuk eksperimen masuknya unsur India dalam musik Melayu. Perkembangan dunia sinema pada masa itu dan politik anti-Barat dari Presiden Sukarno menjadi pupuk bagi grup-grup ini. Dari masa ini dapat dicatat nama-nama seperti P. Ramlee (dari Malaya), Said Effendi (dengan lagu Seroja), Ellya (dengan gaya panggung seperti penari India, sang pencipta Boneka dari India), Husein Bawafie (salah seorang penulis lagu Ratapan Anak Tiri), Munif Bahaswan (pencipta Beban Asmara), serta M. Mashabi (pencipta skor film "Ratapan Anak Tiri" yang sangat populer di tahun 1970-an).
Gaya bermusik masa ini masih terus bertahan hingga 1970-an, walaupun pada saat itu juga terjadi perubahan besar di kancah musik Melayu yang dimotori oleh Soneta Group pimpinan Rhoma Irama. Beberapa nama dari masa 1970-an yang dapat disebut adalah Mansyur S., Ida Laila, A. Rafiq, serta Muchsin Alatas. Populernya musik Melayu dapat dilihat dari keluarnya beberapa album pop Melayu oleh kelompok musik pop Koes Plus di masa jayanya.
Dangdut modern, yang berkembang pada awal tahun 1970-an sejalan dengan politik Indonesia yang ramah terhadap budaya Barat, memasukkan alat-alat musik modern Barat seperti gitar listrik, organ elektrik, perkusi, terompet, saksofon, obo, dan lain-lain untuk meningkatkan variasi dan sebagai lahan kreativitas pemusik-pemusiknya. Mandolin juga masuk sebagai unsur penting. Pengaruh rock (terutama pada permainan gitar) sangat kental terasa pada musik dangdut. Tahun 1970-an menjadi ajang 'pertempuran' bagi musik dangdut dan musik rock dalam merebut pasar musik Indonesia, hingga pernah diadakan konser 'duel' antara Soneta Group dan God Bless. Praktis sejak masa ini musik Melayu telah berubah, termasuk dalam pola bisnis bermusiknya.
Pada paruh akhir dekade 1970-an juga berkembang variasi "dangdut humor" yang dimotori oleh OM Pancaran Sinar Petromaks (PSP). Orkes ini, yang berangkat dari gaya musik melayu deli, membantu diseminasi dangdut di kalangan mahasiswa. Subgenre ini diteruskan, misalnya, oleh OM Pengantar Minum Racun (PMR) dan, pada awal tahun 2000-an, oleh Orkes Pemuda Harapan Bangsa (PHB).

DANGDUT

Dangdut merupakan salah satu dari genre seni musik yang berkembang di Indonesia. Bentuk musik ini berakar dari musik Melayu pada tahun 1940-an. Dalam evolusi menuju bentuk kontemporer sekarang masuk pengaruh unsur-unsur musik India (terutama dari penggunaan tabla) dan Arab (pada cengkok dan harmonisasi). Perubahan arus politik Indonesia di akhir tahun 1960-an membuka masuknya pengaruh musik barat yang kuat dengan masuknya penggunaan gitar listrik dan juga bentuk pemasarannya. Sejak tahun 1970-an dangdut boleh dikatakan telah matang dalam bentuknya yang kontemporer. Sebagai musik populer, dangdut sangat terbuka terhadap pengaruh bentuk musik lain, mulai dari keroncong, langgam, degung, gambus, rock, pop, bahkan house music.
Penyebutan nama "dangdut" merupakan onomatope dari suara permainan tabla (dalam dunia dangdut disebut gendang saja) yang khas dan didominasi oleh bunyi dang dan ndut. Nama ini sebetulnya adalah sebutan sinis dalam sebuah artikel majalah awal 1970-an bagi bentuk musik melayu yang sangat populer di kalangan masyarakat kelas pekerja saat itu.

Senin, 10 Januari 2011

ALBUM Yogya Priyangan EVIE TAMALA

Album
Jogja Priyangan

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Manthou’s

Produksi
Blackboard/PT SSS

Tahun
1994




Daftar lagu

Side A
• Jogja Priyangan, cipt. Manthou’s
• Ojo Gawe-Gawe, cipt. Manthou’s
• Konglomerat, cipt. Manthou’s
• Ojo Takon, cipt. Manthou’s
• Mengko Dhisik, cipt. Manthou’s

Side B
• Klopo Cengkir, cipt. Manthou’s
• Jangkrik, cipt. Manthou’s
• Transmigrasi, cipt. Manthou’s
• Wolak Walik Podho, cipt. Manthou’s
• Uthak-Uthak Ugel, cipt. Manthou’s


Album Yogya Priyangan ini adalah album pop jawa kedua Evie Tamala. Album pertamanya ( Kangen ) meraih sukses di pasaran di tahun 1993. Masih di bawah bimbingan Manthou’s, album Yogya Priyangan ini juga meraih sukses di pasaran. Selain lagu Yogya Priyangan ini, lagu Ojo Gawe-Gawe yang dipasang di nomer 2 side A ini juga menjadi hits saat itu.

Album Yogya Priyangan ini adalah album pertama yang diproduksi oleh Blackboard ( PT Suara Sentral Sejati )setelah sebelumnya Evie Tamala bergabung dengan MSC Records.

Ada satu kenangan saya dengan album ini. Waktu album ini keluar, adalah bertepatan dengan resepsi pernikahan kakak saya. Saya masih ingat, sepanjang hari kaset Yogya Priyangan ini diputar tanpa henti. Wal hasil, untuk album Yogya Priyangan ini saya harus beli 2 kali karena kaset yang pertama sudah kusut lantaran saking seringnya di putar.



Syair Lagu


• Jogja Priyangan, cipt. Manthou’s

Sepi, sepi rasaning ati. Tengah ndalu ing tanah priyangan. Rinoso sepining atiku iki, bareng adoh soko sliramu.
Lali, lali tan biso lali. Eling-eling mung katon esemmu. Rikolo sliramu nguntabke aku, ono setasiun tugu.
*Ibo endahe, ibo endahe kuto Ngayugjo. Kang bisa gawe kepranan atiku.
Sapunyere, sapunyere paribasane. Peugat simpae patu rai pateupang deui.


Ojo Gawe-Gawe, cipt. Manthou’s

Bola bali dikandani, bola bali wis di aturi. Mas,.kok ora digape. Jare ngono kok malah ngene, jare ngene lah kok malah ngono. Mas, iye karepe.
Aku ngulon sampeyan ngetan, nduwe bojo koyo jethungan.Mas,ora karuan. Mbiyen piye saiki kepiye sampeyan wis ngerti dewe. Mas,.ojo gawe-gawe.
*Saben bengi ditinggal lungo 2x. Aduh Dik, aku dewekan.
Tuku wijen dipangan semut, turu ijen go pakan lemut. Aduh Dik sopo-sopo sing tahan.
Bola bali wis dikandani, bola bali jare wis ngerti. Aduh Mas, jarene ngerti.
Cianjur di Sukabumi, terlanjur jadi penyanyi. Aduh mas jadi penyanyi ( gimana lagi )
( Sabar yo mas, jo kuatir to!. Sabar-sabar, kowe penak. Aku kecut!)
Ayo ayo bebarengan lan ora perlu sujanan, Mas opo gunane.Sing penting podho ngertine, ngelingi kuwajibane ben tentrem rumah tanggane.



• Konglomerat, cipt. Manthou’s

Aku tresno kowe tresno kurang opo mas. Aku seneng kowe seneng ra podho-podho. Ora mangan jare ora kroso luwih. Opo mergo Mas entek duite. Yo ra?
Omah gedong omah gubug podho wae. Numpak sedan numpak becak podho penake. Waton setyo mesti bahagia uripe. Yen ra setyo Mas, jewer kupinge.
*Nadyan saiki mlarat modal sepatu bejat, sopo ngerti sesuk dadi konglomerat.
Saikine ngrekoso ngutang kene lan kono, sopo ngerti mbesuk pabrike limo.
Nadyan mung modal dengkul, nadyan mung modal gundul. Kowe nggendong Dik, mengko aku sing mikul.
Sing baku setyo tresno nyuwun mring kang kuoso, lan ikhtiar bebarengan makaryo.


• Ojo Takon, cipt. Manthou’s

Ojo takon Mas, opo to sebabe awaku seneng kowe.
Ojo takon Mas, opo alesane mben menit aku kelingan ro kowe.
*Yen dedeg wis cukupan, ora duwur ora cendek ning sedengan.
Yen rupo yo lumayan, yen bondo ra tak leboke etungan.
Durung mudeng, kok mesake.


Mengko Dhisik, cipt. Manthou’s

Mengko dhisik yo mas yo, jo kesusu yo mas yo yen sliramu pengen nglamar aku. Aku durung ngerti lambe atimu. mergo lagi wingi kenal awakmu.
Pancen alus solahmu, gandes luwes dandanmu gawe geter mas jantung atiku. Sing tak sawang yo mas nembe njabane, durung mudeng yo mas piye njerone.
Mbuh ra ruh samengkone, yen Gusti marengake. Rubedo koyo opo wae, mesti dadi jodone.
Mengko dhisik yo mas yo, jo kesusu yo mas yo pikir ndisik mas murih becike . Grusa grusu mas olo mengkone, ben ra getun mas tembe mburine.


• Klopo Cengkir, cipt. Manthou’s

Njanur gunung mas, kok dolan mrene. Kadingaren mas, piye kabare. Ngimpi opo sajake bedo karo adate, gawe ati deg-degan ora karuan.
Njanur gunung mas, dolan neng omahku. Kadingaren mas opo ra kleru. Telung taun lawase ora kabare, nanging kabeh sing penting podho warase.
*Klopo cengkir yo mas kok ora digawe tombo. Wong di pikir yo mas kok ora rumongso.
Godong waru yo mas sing ra pati wangi, mung sliramu yo mas sing ta enteni.


• Jangkrik, cipt. Manthou’s

Krik jangkrik, jangkrik upo. Sing prihatin sithik penting wis kisenan sego. Krik jangkrik, jangkrik gondeng. Duite setitik wis ora usah ngeceng.
Dho sing trimo jo, ra usah neko-neko. Dho sing sabar jo, tansah karo ndedungo. Kowe temen kekarepan mesti klakon.
Krik jangkrik, jangkrik blumbang. Rejeki setithik ojo mbok ati sumelang. Krik jangkrik, jangkrik sumur. Sing penting mbok trimo kanti ati roso sukur.
Kacang ijo jo enak digawe bubur. Sing prasojo jo urip kang tansah jujur. Ojo anggep jujur iku bakal ajur.


• Transmigrasi, cipt. Manthou’s

Ayo konco mudo mudi merdiko, enggal gumrigah lan cancut tali wondo. Makaryo ayo kito makaryo, sayuk saeko proyo rukun amrih sentoso. Mbangun projo lan mbangun negoro.
Pemerintah kang wis sumedyo mbantu. Kanggo kito kang wawasane maju.
*Yo ayo tumandang rame-rame, mumpung gede rembulane mumpung jembar kalangane.Rame-rame yo nyambut gawe.
Transmigrasi gegayuhan kang suci, kanggo mbangun manusia mandiri.
Pulo jowo ibarat kapale tuwo, penumpange yen biso kurangono.


• Wolak Walik Podho, cipt. Manthou’s

Mas diwolak walik podho. Batik tulis parang rusak saumpomo. Mas tumrape wanito, yen wis tresno lair batin mesti podho.
Mas sakodi kari loro. Batik plangi batik plangi kidul semarang. Mas kowe jo maido, ra percoyo sing ngantri ra kurang-kurang.
*Pring tumpuk-tumpuk bumbung go wadah legen, legene ojo digawe gulo.
Yen ati mathuk becik aluwung balen, tinimbang neng ati rasane gelo.


• Uthak-Uthak Ugel, cipt. Manthou’s

Thak uthak ugel e a e dongengan jaman kuno. Sekotak kari setugel ae ae mbiyen sing akon sopo.
Ning kuning kae opo elae kuning manuke podang. Dipenging wis ora keno jare mandeg lah kok jebul mblandang.
*Wetan gunung kulon gunung ra ono uwote ( uwote, uwote ). Ngetan bingung, ngulon bingung ra ono enteke.
Numpak sepur dik numpak sepur tanpo kondektur ( kondektur, kondektur ). Maju ajur mundur ajur alias kojur.
Omah gendeng mas ta saponane, abot enteng mas lakonono dewe.


( gambar diambil dari site evitamala.com )

ALBUM Selamat Malam EVIE TAMALA

Album
Selamat Malam

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel

Produksi
Blackboard / PT SSS

Tahun
1995




Daftar lagu

Side A
• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala
• Sebuah Janji, cipt. Imam S Arifin/Evie Tamala
• Potret Tua, cipt. Alik Ababiel
• Dia Adalah Dia, cipt. Alik Ababiel
• Kesunyian, cipt. Zoel Anggara

Side B
• Kelam, cipt. Ukat S
• Benang-Benang Cinta, cipt. Latief Khan/ Evie Tamala
• Selamat Ulang Tahun, cipt. Eddy Chandra
• Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala
• Sampai Jumpa Lagi, cipt. Dede Paroga/Welly


Album Selamat Malam adalah album pertama yang sukses besar setelah Evie Tamala ’berpisah’ dengan MSC Records. Kehadiran lagu Selamat Malam benar-benar menyita perhatian para penggemar musik dangdut. Bahkan, konon citra musik dangdut menjadi terangkat salah satunya adalah dengan kehadiran lagu Selamat Malam yang begitu indah, dengan penyanyinya yang santun dan jauh dari kesan miring dangdut selama ini.

Tahun 1995 – 1996 adalah tahunnya Selamat Malam. Hal ini tidak berlebihan karena minat masyarakat terhadap lagu Selamat Malam ini memang sangat tinggi. Terbukti pada tahun 1997, album/lagu Selamat Malam mendapat beberapa penghargaan, yaitu;
1. Anugerah PWI 1997 untuk kategori penyanyi rekaman laris/produktif
2. Anugerah Dangdut TPI 1997 untuk kategori Lagu Terbaik
3. Anugerah Dangdut TPI 1997 untuk kategori Lagu Favorit Pilihan Pemirsa
4. Anugerah Dangdut TPI 1997 untuk kategori Penyanyi Dangdut Favorit Wanita Pilihan Pemirsa
( sumber : Evie Tamala )



Syair Lagu


• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala

Selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidurmu. Bawalah aku dalam mimpi indahmu, di malam yang dingin sesunyi ini.
Selamat malam duhai kekasih, kan kusebut namamu menjelang tidurku. Agar kau hadiar dalam mimpi indahku, di peraduan yang sunyi ini.
* Gelisah hatiku karna kau jauh dariku. Tak lelap tidurku karena terbalut rindu
Adakah rindu didalam hatimu, seperti diriku merindukanmu.



• Sebuah Janji , cipt. Imam S Arifin / Evie Tamala

Harus kemana lagi, kini aku mencari. Dirimu yang tlah pergi, hilang tiada berita sampai kini.
Kini tiada lagi keceriaan hati. Sunyi sepi sendiri, tanpa dirimu lagi oh kekasih.
* Tiada kau rasakan semua kerinduan, lama ku tenggelam dalam penantian.
Tidak kah kau tahu derita hatiku. Disetiap waktu kusebut namamu.
Kutanamkan janji dalam hati ini, kau tetap kunanti sampai kau kembali.



• Potret Tua, cipt. Alik Ababiel

Kulihat di matamu membasah. Kulihat di hatimu berduka. Kutahu tak pernah kau bahagia, walau kini kau telah bersamanya.
Betapapun derita kubawa, doaku bersamamu selalu.
* Hati yang dulu pilu bagai tersiram haru, disaat kumemandang potret tua berbingkai merah.
Tatap matamu syahdu seakan kau mengadu, betapapun kau jauh tertitip sisa-sisa cinta.
Di potret tua kau tinggalkan


• Dia Adalah Dia, cipt. Alik Ababiel

Bunga-bunga tak lagi berseri, kumbang-kumbang tak menari lagi. Burung-burung tak berkicau lagi, seakan-akan turut bersedih.
Sejak kepergian dia, sejak kehilangan dia semua duka karena dia.
*Hari-hari indah tak lagi ceria, muram berduka dalam bayangan.
Nurani sepi penuh kehampaan, baru terasa dia tiada.
Rasa tak berharga rasa tak berarti, bila tanpa dia.


• Kesunyian, cipt. Zoel Anggara

Sunyinya malam ini tanpa dirimu kasih, sendiri……….
Andaikan kau di sini menemani diriku, berdua. Bercerita tentang indahnya bulan. Bercerita tentang bintang-bintang. Bercerita dari hati ke hati. Cinta kita berdua. Sunyinya malam ini………
* Mungkinkah dirimu merasakan jua, rinduku padamu, kasihku untukmu sampai kini takan pernah berubah.
Dengarlah suara hati kecil ini, pada angin malam kusampaikan pesan dan harapan bilakah kau kembali.


• Kelam, cipt. Ukat S

Kelam, betapa kelam hidupku, betapa suram nasibku di dalam dunia ini.
Mungkin sudah suratan hidupku, sudah suratan nasibku tanpa cinta dan kasih. Langkah apa yang harus kutempuh dalam menyusuri hidupku. Kadang aku bertanya, aku lahir kedunia hanya untuk menanggung derita.
Kelam, betapa kelam hidupku, betapa suram nasibku di dalam dunia ini.
* Sepi, hari-hari kian sepi tiada yang menemani di saat aku begini.
Tuhan, berikanlah rahmatmu di dalam hidup ini.


• Benang-Benang Cinta, cipt. Latief Khan/ Evie Tamala

Mau apalagi diriku bila cinta sudah menyatu, biarkan dunia semua tau cintamu cintaku telah terpadu.
Tiada rahasia lagi yang tersimpan di dalam hati. Resah gelisah sirnalah sudah, benang-benang cinta terjalin indah.
* Rindu dihatiku kini tak lagi membeku, semenjak dirimu mengisi hidupku.
Mimpi-mimpi indah kini menjadi nyata, engkau yang kudamba telah bersatu rasa.
Dirimu jadi milikku, akupun jadi milikmu.


• Selamat Ulang Tahun, cipt. Eddy Chandra

Bukan intan berlian bukan permata, yang akan kuberikan untuk dirimu. Hanya sebuah lagu yang sederhana, sebagai persembahan ulang tahunmu. Semoga kau terima.
* Dengan lagu ini aku meminta, semoga kau memaafkan salahku yang dulu.
Walau ku tak tahu dimana dirimu, semoga kau dengarkan syair lagu ini.
Kita jadikan masa yang silam sebagai kenangan , engkau dan aku.


• Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada orang lain selain dirimu. Tiada cinta lain selain untukmu. Engkaulah kasihku belahan jiwaku. Disetiap waktuku kau menyertaiku. Sisa-sisa hidupku kutempuh denganmu.
* Tiada hari-hari yang aku lalui, tanpa dirimu kasih ada di sampingku.
Seribu cobaan yang aku rasakan, dapat aku tahan karena engkau sayang.
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku, kau yang memberikan nada-nada cintaku.



• Sampai Jumpa Lagi, cipt. Dede Paroga/Welly

Tiba saatnya saat berpisah, setelah lama kita bersama. Seribu kesan akan tersimpan, jadi kenangan tak terlupakan. Tangisan dan tawa pasti slalu ada, jumpa dan berpisah sudah biasa.
* Saat perpisahan tiada kubayangkan. Saat perpisahan tiada kubayangkan, dan tak kuharapkan ada kesedihan.
Kita kan berpisah untuk sementara, esok atau lusa kita jumpa pula.


( gambar diambil dari site evitamala.com )

ALBUM Duka Dan Lukaku EVIE TAMALA

Album
Duka dan Lukaku

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel

Produksi
Evieta Project/Blackboard/PT SSS

Tahun
1996




Daftar lagu

Side A
• Duka, cipt. Evie Tamala
• Sedingin Salju, cipt. Rhoma Irama
• Lilin-lilin Putih, cipt. Evie Tamala
• Teman Biasa, cipt. Rhoma Irama
• Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala
• Tanda Merah, cipt. Rhoma Irama
• Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala

Side B
• Lukaku, cipt. Rhoma Irama
• Kata Hati, cipt. Evie Tamala
• Surat Cerai, cipt. Rhoma Irama
• Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala
• Srigala Berbulu Domba, cipt. Rhoma Irama
• Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala
• Kejam, cipt. Rhoma Irama


Bagi yang tidak mengikuti lagu-lagu Evie Tamala dari awal, mungkin mengira lagu Duka dalam album ini adalah lagu baru. Baru dalam arti aransemennya memang iya, tapi lagu ini sebenarnya sudah ada dalam album Bintang-Bintang MSC dan sudah beredar beberapa tahun sebelumnya. Dalam album Duka dan Lukaku ini, lagu Duka diaransemen ulang oleh Alik Ababiel, dan hasilnya benar-benar mengagumkan.

Lagu Duka yang diciptakan oleh Evie Tamala sendiri dengan dilatarbelakangi kesedihan Evie Tamala sepeninggalnya sang ibunda, benar-benar mampu menarik minat masyarakat. Ditambah lagu-lagu hasil karya sang Raja Dangdut yang popular pada masanya, album Duka dan Lukaku ini kembali mencetak sukses, seperti album-album Evie Tamala sebelumnya.

Yang patut dibanggakan lagi, album Duka Dan Lukaku ini diproduseri sendiri oleh Evie Tamala dengan Evieta Projectnya. Dan selanjutnya memang Evie Tamala lebih memilih untuk memproduseri album-albumnya sendiri.



Syair Lagu


• Duka, cipt. Evie Tamala

Kemana langkah kakiku berpijak, slalu kubawa dirimu di jiwa. Bayang-bayang menggoda halus menembus rasa. Saat –saat bahagia telah berganti duka.
* Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Bagai mimpi saat kusadari, dirimu kini tiada disisiku lagi.


• Sedingin Salju, cipt. Rhoma Irama

Pandangan matamu tiada mesra lagi. Belaian tanganmu tiada lembut lagi. Kehangatan cinta darimu oh sayang tak lagi kurasa.
Mengapa sikapmu tak seperti dulu. Dinginnya sikapmu oh sedingin salju.
* Apakah ada salahku yang menyakiti hatimu.
Ataukah kau telah jemu dengan kasih dan sayangku. Kalau demikian baik kau lepaskan, akupun tak mau kalau kau paksakan.
Pandangan matamu tiada mesra lagi, belaian tanganmu tiada lembut lagi. Tanpa sepatahpun kata kau ucapkan sebagai alas an. Membuat diriku tak pecaya lagi kepada semua rayu laki-laki.



• Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala

Lilin-lilin putih berilah terangmu. Lilin-lilin putih temanilah aku. Sepi sendiri dimalam ini, tiada kasih yang menemani.
Lilin-lilin putih katakan padanya, lilin-lilin putih kumerindukannya.
*Cerita cintaku dia telah tau, derita hatiku dia juga tau.
Siapa diriku dia pun tlah tau, bagaimana aku semuanya dia tau.
Denganmu lilin putih, temani lah aku malam ini.



• Teman Biasa, cipt. Rhoma Irama

Keramahanku kepadamu, kebaikanku kepadamu bukan berarti bahwa aku cinta kepadamu, bukan berarati bahwa aku ini kekasihmu.Tapi sikapmu kepadaku seakan aku kekasihmu.
* Sejak aku kenal padamu kau kuanggap teman yang biasa.
Sungguh aku tiada menduga kala engkau menyatakan cinta. Rupanya aku membuat engkau jatuh cinta…
Janganlah lagi kau nyatakan rasa cintamu kepadaku, karena sesungguhnya aku tak menyintaimu. Tak mungkin kupaksakan untuk menyintai kamu.
Mulai sekarang kau anggaplah diriku ini teman saja.



• Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala

Pertemuan, perpisahan slalu datang dan bergantian. Rasa cinta yang membara tiba-tiba pupus musnah. Tangis dan tawa hiasi hidup manusia. Tangis dan tawa menyertai langkah kita.Pertemuan ……
* Bagaimanapun pedih rasa di jiwaj janganlah sampai tertetes air mata.
Walaupun berat beban menghimpit jiwa canda dan tawa tampak dipandang mata.
Walau dalamnya luka dan duka, slalu tampak riang dan gembira.



• Tanda Merah, cipt. Rhoma Irama

Berkerut keningku melihat tanda merah nampak di lehermu nyata bekas kecupan. Kecupan mesra entah dari siapa.
Tanda merah itu oh membakar hatiku, bekas bibir itu membuat ku bertanya apakah engkau menghianati cinta.
* Adakah orang lain selain diriku. Adakah cinta lain selain cintaku, pabila ada katakan siapa.
Adakah orang lain selain diriku. Adakah cinta lain selain cintaku, pabila ada katakan siapa.



• Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala

( Kalau memang ini keputusan Tuhan aku rela menerimanya. Betapapun harus kurasakan sakit dan pedihnya. Kasih, aku takkan menangis, walaupun harus berakhir dengan perpisahan )
Rasa tak percaya aku mendengarnya, dia putuskan cinta dengan tiba-tiba. Mengapa dia tambah pula dengan menuduhku, khianati cinta dengan perbuatan nista. Rasa tak percaya aku mendengarnya.
*Masih terasa sakit atas putusannya, bertambah pedih dengan semua tuduhannya.
Umpama luka telah tergores di tubuh, disiram pula dengan asam cuka.
Sungguh derita diatas derita, sungguh luka diatas luka.



• Lukaku, cipt. Rhoma Irama

Belum kering lukanya hatiku, luka bekas kau sakiti dulu. Tapi kini engkau kembali memohon, megharapkan cintaku.
Sebelum kau kembali padaku, baik puaskan dulu hatimu dari cinta ke lain cinta. Turutkan, puaskanlah hatimu. Nanti baru kau datang padaku…
* Kini carilah olehmu kasih pengganti dirku.
Lalu bandingkan olehmu, cintanya dengan cintaku. Setelah itu kau baru tahu betapa besar cintaku padamu.



• Kata Hati, cipt. Evie Tamala

Bukan karena wajah ku menyintaimu, bukan karena harta ku menyayangimu. Karna ketulusanmu yang menyentuh hati, karna kelembutanmu serta kasih sayangmu. Yang membuat ku terharu, sikapmu yang selalu mengerti.
*Gairah hidupku sejak kehadiranmu, tiada lagi malam sepi bisu.
Tak akan tergoyah cintaku kepadamu walaupun musim selalu berganti
Apapun terjadi ku kan di sisimu, apapun terjadi ku kan mendampingimu


• Surat Cerai, cipt. Rhoma Irama

Sejak pertengkaran minggu lalu kau tak pernah pulang ke rumah. Tak kusangka kau semarah itu, hingga kau pergi tak kembali.Tak kusangka.
* Sampai di suatu hari kuterima sepucuk surat darimu.
Dengan berdebaran hati kubuka sampul surat kemudian kubaca.
Betapa hancur luluh hatiku setelah aku baca suaratmu.
Rupanya pertengkaran yang lalum embuat perpisahan kita. Surat cerai yang kau kirim itu kuterima tanpa berdaya. Tak berdaya.


• Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala

La..la..la..li..la..( 4x )
Teramat indah saat pertama, sebelum takdir memisah kita. Tiada terduga kini berjumpa, setelah lama masa berpisah. Gelora gelora cinta, gelora geloranya asmara. Gelora gelora cinta, kini kembali membara.
*Masa lalu, masa-masa lalu biarkan berlalu.
Mari kita menyatukan hati dengan langkah pasti.
Biarkanlah masa-masa silam, jadikanlah sebagai kenangan.



• Srigala Berbulu Domba, cipt. Rhoma Irama

Semua telah kuserahkan padamu wahai kekasih. Banyak sudah yang kukorbankan untukmu wahai kekasih. Setelah kau dapatkan semua dariku, dengan begitu mudahnya aku kau campakkan.
Begitu manis rayuanmu begitu mesra katamu. Sepenuhnya aku percaya tanpa merasa curiga. Kau tutupi sifatmu dengan warna madu. Rupanya engkau srigala yang berbulu domba.
Tertawa puas engkau tertawa, dan bangga setelah memperdaya.
Tetapi ada yang kau lupakan, hukuman dan keadilan tuhan. Tiada dosa bebas tanpa balas.
Sebelum aku memaafkan sebelum kau relakan, kemana langkahmu berjalan pasti dalam ketakutan. Walau dengan siapa kau berumah tangga, tak mungkin engkau bahagia dengan beban dosa.


• Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada orang lain selain dirimu. Tiada cinta lain selain untukmu. Engkaulah kasihku belahan jiwaku. Disetiap waktuku kau menyertaiku. Sisa-sisa hidupku kutempuh denganmu.
* Tiada hari-hari yang aku lalui, tanpa dirimu kasih ada di sampingku.
Seribu cobaan yang aku rasakan, dapat aku tahan karena engkau sayang.
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku, kau yang memberikan nada-nada cintaku.



• Kejam, cipt. Rhoma Irama

Sungguh kau suami yang kejam, yang tiada berperasaan. Bila engkau marah aku yang jadi sasaran. Aku kau perlakukan bagai seekor hewan.
Lepaskanlah aku lepaskan, aku tak tahan ku tak tahan.
* Sesuka hatimu engkau menjatuhkan tangan. Jerit tangisku tiada engkau hiraukan.
Kau tahu aku hanya seorang perempuan, cuma menangis takkan bisa melawan. Kejam ho…kejam.
Bila aku salah berkata maka tanganmu yang bicara. Rupanya kau pikir tanpamu aku tak makan, hingga aku kau perlakukan aku seperti hewan.
Lepaskanlah aku lepaskan, aku tak tahan ku tak tahan.


( gambar diambil dari site evitamala.com )

ALBUM Suara Hati EVIE TAMALA

Album
Suara Hati

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel, dkk

Produksi
Evieta Project/Balckboard/PT SSS

Tahun
1997




Daftar lagu

Side A
• Suara Hati, cipt. Evie Tamala
• Malam Ini, cipt. Evie Tamala
• Permata Hati, cipt. Alik Ababiel/Eko Saky/Evie Tamala
• Seribu Purnama, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala/Syamsudin Caesi
• Nyanyian Rindu, cipt. Yabdu Mj

Side B
• Salam Mesra, cipt. Taufik Apalah/Evie Tamala/Imam Joen
• Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky
• Harapan, cipt. Dedi Sasmita
• Apa Yang Kau Cari, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala
• Ku ingin, cipt. Evie Tamala



Syair Lagu


• Suara Hati, cipt. Evie Tamala

Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku. Ungkapan rasa rindu, kunyanyikan untukmu.
Kenangan bersamamu selalu menggodaku. Saat indah denganmu terbayang di mataku. Setiap waktuku merindukanmu, sepenuh hatiku menantikanmu.
Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku………
* Kekasihku aku rindu mesranya belaianmu.
Kekasihku aku rindu hangatnya pelukanmu.
Di dalam doa aku meminta, cinta kita satu slamanya


• Malam Ini, cipt. Evie Tamala

Maukah malam ini kau menemaniku. Sudikah matamu memandang wajahku. Seperti malam-malam yang lalu, disaat kita berdua menyatu.
Kuingin malam ini aku bersamamu, merasakan kasihmu kelembutanmu.
* Dengarlah wahai yang punya hati, getar asmaraku tiada bertepi.
Dengarlah wahai dambaan hati, jangan biarkan aku sendiri.
Kutak ingin malam sepi tanpamu. Kuigin selalu dalam pesonamu



• Permata Hati, cipt. Alik Ababiel/Eko Saky/Evie Tamala

Kutunggu kau slalu kutunggu, walaupun hati lelah menunggu. Di sini di dalam hati, aku dambakan tangisanmu.Duhai belahan jiwa permata hati. Tanpa dirimu hidupku sunyi. Duhai belahan jiwa permata hati. Cepatlah datang kepangkuanku.
Kutunggu kau slalu kutunggu
* Telingaku ini ingin mendengar tangismu. Kedua tangan ini ingin membelai wajahmu.
Andaikan dirimu hadiri disisiku kan berikan sejuta kasih dan sayang untukmu.



• Seribu Purnama, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala/Syamsudin Caesi

Seribu purnama hati membeku, mengayunkan langkah tanpa cintamu. Malampun terasa makin membisu, dalam menantikan kau yang kurindu.
Cinta tersimpan dalam anganku, walaupun bayangan menghias waktu.Dan tiada pernah aku tahu entah sampai kapan sepi merayu.
Seribu purnama hati membeku, mengayunkan langkah tanpa cintamu.
* Keringlah sudah air mata, tapi derita tak juga sirna.
Masih adakah waktu tersisa untuk labuhkan sebuah cinta.
Masih adakah waktu tersisa tuk menerima dambaan sukma.
Masih adakah waktu tersisa tuk menerima dambaan jiwa



• Nyanyian Rindu, cipt. Yabdu Mj

Kutuliskan syair ini hanya untukmu. Kunyanyikan lagu ini hanya untukmu. Walau jauh engkau disana, hati rindu ingin berjumpa, hanya gambarmu yang slalu kupandangi.
Betapa besar cinta ini padamu kasih. Kucurahkan kasih sayang hanya padamu
* Bulan saja mengerti diriku, aku ini sedang jatuh cinta padamu sayang.
Apa memang tiada kau merasa, atau memang tiada dirasa getaran jiwa.
Masih terngiang selalu merdu suaramu kasih………



• Salam Mesra, cipt. Taufik Apalah/Evie Tamala/Imam Joen

Salam mesra kau sampaikan lewat sepucuk surat. Hati berbunga-bunga saat aku membaca rangkaian kata nan indah. Salam yang penuh mesra , sebagai tanda cinta jalinan kasih asmara.
Salam mesra kau sampaikan lewat sepucuk surat tanda cinta.
* Terbuai terlena dalam kasih asmara. Kehadiranmu membawa harapan yang penuh makna.
Bersama melangkah dalam satu cita. Menggapai harapan indah, mencapai cita bahagia.
Duhai indah cinta kita, semoga kekal slamanya.



• Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky

Bila malam tlah tiba, sunyi sepi kurasa. Dunia terasa hampa, sejak dia tiada. Tiada tempat mengadu, mencurahkan rasa rindu. Malampun smakin bisu, hari-hari kelabu.
Bila malam tlah tiba sunyi sepi kurasa.
* Sendiri kutelusuri jalan yang penuh memori.
Sering aku tak menyadari bahwa dia telah pergi.
Kini smakin aku mengerti betapa dia kucintai.



• Harapan, cipt. Dedi Sasmita

Rembulan sepanjang malam, tak jemu membasuh kelam. Mengapa sang bintang lari dan menghilang, membiarkan aku di kerinduan.
Kala jiwaku terguncang didalam kesendirian. Mengapa sang malam terpaku terdiam, membiarkan aku di kerinduan.
* Bayang demi bayang mengalir menghilang, makin menjauhi angan.
Bilakah kan datang sebuah harapan untuk ku menggapai semua angan
dan impian kehidupan bersamamu. Oh Tuhan……..



• Apa Yang Kau Cari, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala

Sering kumerenung sendiri dan bertanya dalam hati. Apalagi yang kau cari, semua telah kau miliki. Pengabdian dan kesetiaan telah engkau dapatkan. Cinta suci dan setulus hati juga tlah kau miliki.
Sering kumerenung sendiri dan bertanya dalam hati. Apalagi yang kau cari, semua telah kau miliki
* Kutahu betapa dia memujamu, kaupun tahu dia mencintamu.
Disetiap waktu hanyalah dirimu, dia serahkan semua untukmu.
Mengapa kau masih juga, kau menghianati dia.



• Ku ingin, cipt. Evie Tamala

Bunga-bunga berseri, indah ditaman hati. Mekar tumbuh bersemi, harum mewangi.
Kupu-kupu menari, riang burung bernyanyi. Menyapa sang mentari, menyambut pagi.
* Kuingin cintaku ini seindah bunga berseri. Kuingin cintaku ini semerdu burung bernyanyi.
Kuingin cintaku ini bagaikan sinar mentari yang selalu menyinari hidup ini.


( gambar diambil dari site evitamala.com )

ALBUM Moneta EVIE TAMALA

Album
Moneta

Artis
Moneta - Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
Evieta Project/Musica Studios

Tahun
1998




Hits Single

• Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi
• Renungku, cipt. Evie Tamala




Syair Lagu

• Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi

Bila tiada mendalam, cinta dan kerinduan, tak kan terlalu dalam luka yang kurasakan.
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sesal kian mendera, akhir sebuah cerita. Kini kau telah berdua, itu kenyataannya
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sekian lama kucari dirimu kasih, dari waktu ke waktu kucari hingga putus asa diri ini.
Dan betapa kusesali yang telah terjadi, kekasih yang paling kucintai kini terluka hati.
Telah terlarang kita untuk saling mencinta


• Renungku, cipt. Evie Tamala

Perasaanku, penglihatanku hampa tiada berlagu. Betapa aku dalam keluhku, dalam renung renungku.
Kian remang sinar hati nurani, kian renggang tali hati nurani untuk saling mengasihi.
* Tak pernah aku berada diatas siapaun jua. Dan tak pernah ku berada dibawah siapapun jua.
Tak patut ku dicintai, tak harus pula ku dibenci.

ALBUM Kasmaran EVIE TAMALA

Daftar lagu

Side A
• 1001 Hari, cipt. Evie Tamala / Kuntet Mangkulangit
• Malu, cipt. Evie Tamala
• Jatuh Cinta Lagi, cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi
• Air Mata, cipt. Evie Tamala
• Kasmaran, cipt. Evie Tamala

Side B
• Demi Cinta, cipt. Evie Tamala
• Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala
• Getar, cipt. Evie Tamala / Alik Ababiel
• Sabila, cipt. Evie Tamala
• Cigalontang, cipt. Evie Tamala



Syair Lagu


• 1001 Hari, cipt. Evie Tamala / Kuntet Mangkulangit

Seribu satu hari lelah aku menanti. Seribu satu hari resah gelisah hati. Tanpamu tiada gairah jiwa, tiada canda dan tawa. Duhai kakanda belahan jiwa, datanglah segera. Seribu satu hari…..
* Malam demi malam ku lalui, kumerindukanmu tanpa henti. Bersama sunyi hasrat kupendam sendiri.
Hari demi hari kulewati, kumenantikanmu tanpa letih. Bersama janji yang tlah tertanam dihati.
Demi apapun terjadi, kau akan tetap kunanti.


• Malu, cipt. Evie Tamala

Malu aku malu tapi aku mau, rindu aku rindu tapi aku malu. Pabila tak berjumpa, rindu sesakkan dada. Bila sudah berjumpa, malu malu menggoda. Malu aku malu tapi aku mau…
* Bila cinta sudah mulai bersemi, rindu resah datang silih berganti.
Debar-debar hati tiada menentu, bila sudah aku di hadapanmu.
Mungkin karena ku jatuh cinta, hingga semua terasa indah.


• Jatuh Cinta Lagi, cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi

Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku bergetar kembali. Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku berdebar kembali.
Bunga-bungapun bersemi, berseri hiasi kembali. Nyanyian indah kembali menggema, mengalun damaikan di hati.
Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku bergetar kembali
* Sekian lama tiada kujumpa. Getar jiwa, debar dada, getar asmara.
Begitu lama aku berada dalam hampa, dalam duka, dalam nestapa
Kini tlah kembali cinta menyentuh sukma. Kembali menggoda cinta membuai jiwa


• Air Mata, cipt. Evie Tamala

Di hatiku, dimataku, disanalah tempatmu. Kala haru, kala pilu, kala itu kau jatuh. Kala kubahagia, kala kumerana, kala itu pula kau tiba. Bahkan dalam doa, disetiap doa kau selalu turut serta.
Di hatiku, di mataku, di sanalah tempatmu..
* Kau adalah kesungguhan, kau adalah ketulusan, kau adalah kelembutan, kau adalah keharuan pada jiwa yang mulia.
Kau adalah ketakutan, kau adalah kepalsuan, kau adalah kelemahan, kau adalah keputusasaan.
Pada jiwa yang hampa, pada jiwa yang gelisah. Maknamu sering mudah berubah


• Kasmaran, cipt. Evie Tamala


Tatapanmu, senyumanmu tiada pernah aku lupakan. Bisikanmu, suaramu merdu merayu menggoda.
Tiada siang, tiada malam raut wajahmu slalu terbayang. Beginilah oh rasanya pabila sedang kasmaran.
* Jatuh cinta berjuta rasa, ada rindu bila tak jumpa. Jatuh cinta berjuta rasa, ingin slalu mesra berdua.
Bersamamu aku bahagia, kepadamu ku kan setia.
Kemarilah oh sayang ku jangan kau jauh jauh dariku. Bernyanyilah bersamaku dalam irama yang syahdu.


• Demi Cinta, cipt. Evie Tamala

Ha…………
Takkan pernah lelah jiwa untuk mendamba. Takkan pula letih raga untuk setia. Bersama derita, bersama air mata.
Untukmu senantiasa aku ada, menantikanmu mendamba sepenuh jiwa.
Kubiarkan derita kubiarkan air mata. Bersama ku dan jiwa, memberikanku makna tentang cinta. Untukmu senantiasa aku ada, menantikanmu mendamba sepenuh jiwa
Biar kucerca dicela. Biar kudibenci dihina. Biar kudera disiksa. Biar kurela menderita
Demi cinta , karna cinta…..


• Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala

Ke manapun ada bayanganmu, di manapun ada bayanganmu, di semua waktuku ada bayangmu kekasihku…
* Ku menangis, menangisku karna rindu. Ku bersedih, sedihku karena rindu.
Ku berduka, dukaku karena rindu. Ku merana, meranaku karena rindu
Mau tidur teringat padamu. mau makan teringat padamu, mau apapun teringat padamu kekasihku…….
Aku rindu…rindu….padamu…………….


• Getar, cipt. Evie Tamala / Alik Ababiel

Di suaramu di jarakmu kumelangkah ke arahmu. Di godamu, di candamu ku tersipu malu.
Tanpa kata-kata, tanpa suara. Berdebaran dada getar jiwa.
Di mesramu, di rinduku, berdebaran jiwa.
Di antara getaran doa, di antara putihnya warna.
Di pertemuan adam hawa, dipertemukan pula kita. Arafah……..getar jiwa
Di matamu, di wajahmu kumelabuhkan rindukuku.
Di dekatmu, disampingmu bergetaran jiwa. Bergetaran jiwa.Bergetaran jiwa


• Sabila, cipt. Evie Tamala

Sa..sa..sa bi..bi..bi..la..la..Sabila
Sa…sa..sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila
Canda dan tawamu, langkah dan gayamu, oh lucunya. Manisnya senyummu, bulatnya matamu , oh indahnya.
Sesaat berlalu kutak melihatmu, oh sunyinya. Apalagi jauh lama tak bertemu, oh rindunya.
Kumendengar suaramu, hilang rasa lelahku. , Kumemandang wajahmu, ringan semua bebanku.
Sa…sa…sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila
Sa…sa…sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila…..
* Tiada seharipun waktu yang berlalu tanpa bayanganmu . Kemanapun aku dimanapun aku, kau menggodaku. ( 2x )
Tiada yang paling indah, tiada yang paling berharga selain engkau Sabila. Dirimu Sabila
Sa…sa…sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila
Sa…sa…sa…bi..bi..bi..la..la..Sabila…..


• Cigalontang, cipt. Evie Tamala

Aku akan kembali, ke sini ku kembali. Ke rumahku, ke tempatku, bumi kelahiranku. Di sini awalku menjalani sang waktu
Kemanapun ku pergi, slalu rindu kembali.
Di sini ku dilahirkan, aku dibesarkan dengan penuh kasih sayang, penuh ketulusan.
Di sini ku kesedihan, dukaku terdalam. Yang tercinta dan tersayang telah meninggalkan.
Hampa raga, luka jiwa. T’lah tiada yang tercinta.
Kasihku, dewiku, jiwaku. Mama……….

ALBUM Senyum Dan Air Mata EVIE TAMALA

Album
Senyum dan Air Mata

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
Evieta Project / Musica Studios

Tahun
1999



Daftar lagu

Side A
• Kandas ( voc. Evie Tamala – Imron Sadewo ), cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi
• Renungku, cipt. Evie Tamala
• Janji, cipt. Rhoma Irama
• Akhir Sebuah Cerita ( voc. Imron Sadewo ), cipt.
• Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala

Side B
• Ikhlas, cipt. Evie Tamala
• Perjalanan, cipt. Evie Tamala
• Kucoba Bertahan ( voc. Evie Tamala – Imron Sadewo ), cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi
• Kau Tetap Kusayang ( voc. Evie Tamala ), cipt. Evie Tamala
• Sayang ( new version ), cipt. Evie Tamala/Lita Citra Dewi



Syair Lagu


• Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi

Bila tiada mendalam, cinta dan kerinduan, tak kan terlalu dalam luka yang kurasakan.
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sesal kian mendera, akhir sebuah cerita. Kini kau telah berdua, itu kenyataannya
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sekian lama kucari dirimu kasih, dari waktu ke waktu kucari hingga putus asa diri ini.
Dan betapa kusesali yang telah terjadi, kekasih yang paling kucintai kini terluka hati.
Telah terlarang kita untuk saling mencinta


• Renungku, cipt. Evie Tamala

Perasaanku, penglihatanku hampa tiada berlagu. Betapa aku dalam keluhku, dalam renung renungku.
Kian remang sinar hati nurani, kian renggang tali hati nurani untuk saling mengasihi.
* Tak pernah aku berada diatas siapaun jua. Dan tak pernah ku berada dibawah siapapun jua.
Tak patut ku dicintai, tak harus pula ku dibenci.



• Janji, cipt. Rhoma Irama

Surga yang engkau janjikan, neraka yang kau berikan. Manis yang aku hayalkan, pahit yang aku rasakan. Tingginya janjimu padaku mengalahkan langit yang biru. Manisnya janjimu padaku
mengalahkan manisnya madu.
Surga yang engkau janjikan, neraka yang kau berikan. Manis yang aku hayalkan, pahit yang aku rasakan
* Dulu kau berlutut dikakiku, untuk mengharap cintaku.
Hingga terbuka pintu hatiku tuk menerima cintamu.
Tapi setelah aku jatuh cinta padamu, engkau begitu mudah melupakan diriku.



• Akhir Sebuah Cerita ( voc. Imron Sadewo ), cipt.

-
• Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala

Pertemuan, perpisahan slalu datang dan bergantian. Rasa cinta yang membara tiba-tiba pupus musnah. Tangis dan tawa hiasi hidup manusia. Tangis dan tawa menyertai langkah kita.Pertemuan ……
* Bagaimanapun pedih rasa di jiwaj janganlah sampai tertetes air mata.
Walaupun berat beban menghimpit jiwa canda dan tawa tampak dipandang mata.
Walau dalamnya luka dan duka, slalu tampak riang dan gembira.


• Ikhlas, cipt. Evie Tamala

Kumohon ketulusanmu, ikhlaskan dalam menerima sgala kekurangan yang ada padaku. Terimalah aku dengan penuh cintamu.
Begitupun dengan diriku, ikhlasku dalam menerima sgala kekurangan yang ada padamu. Akan kuterima dengan penuh cintaku.
* Sebagai manusia yang tiada sempurna, manusia tempatnya salah dan dosa.
Begitupun kita insan yang biasa, yang tiada lepas dari kesalahan.
Semoga Tuhan lindungi cinta kita.


• Perjalanan, cipt. Evie Tamala

Jalan yang penuh liku telah kita lalui. Duri duri yang tajam telah kita jalani. Luka luka jiwa yang menyakitkan tlah kita tahankan. Semua derita dan kepedihan tlah kita rasakan. Haruskah pengorbanan tersia sia.
Jalan yang penuh liku telah kita lalui. Duri-duri yang tajam telah kita jalani
* Hari hari demi hari, bulan telah berganti, tahun demi tahun pun telah berlau, kita hidup bersatu.
Mengapa masih ada antara kita berdua, saling bercuriga dan cemburu buta yang menyiksa jiwa.
Telah sekian lama kita hidup bersama, tapi mengapa kita tak bahagia.


• Kucoba Bertahan ( voc. Evie Tamala – Imron Sadewo ), cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi

Kucoba bertahan walau menyakitkan, sgala pengorbanan mengapa kau sia-siakan.
Kucoba mengerti semua yang terjadi, takkan kusesali walaupun tersimpan sakit di hati.
Maapkan aku kekasih, aku telah menghianati.
Kumohon padamu kasih, terima aku kembali
Mari kita berjanji takan mengulangi kesalahan yang lalu biarlah berlalu


• Kau Tetap Kusayang ( voc. Evie Tamala ), cipt. Evie Tamala

Bukan aku kejam atau pun tak sayang bila ku menghilang jauh dari pandangan.
Bukan karena benci sebab aku pergi usah disesali semua telah terjadi.
* Kau sayangi aku kau manjakan aku, tapi dibalik itu kau dusta padaku.
Sering ku menahan sikap menyakitkan, karena aku sayang ku coba bertahan.
Walau demikian kau tetap kusayang. Walau berjauhan kau tetap kukenang.


• Sayang ( new version ), cipt. Evie Tamala/Lita Citra Dewi

Yang, malam ini aku bahagia hatiku ada bersamamu. Sayang, malam ini aku damai nya hatiku ada disisimu.
Sekarang kita telah bertemu. Kita berjumpa melepas rindu. Jangan biarkan waktu berlalu, dengan diam dan saling membisu.
Sayang, malam ini aku damainya hatiku ada disisimu.
*Dekatlah padaku sambutlah tanganku, agar engkau tau betapa rinduku.
Jangan kau lepaskan ganggaman tanganku, jaga kemesraan diantara kita.

Minggu, 09 Januari 2011

ALBUM Kerinduan EVIE TAMALA

Album
Kerinduan

Artis
Evie Tamala

Penata Musik


Produksi
Evieta Project / Blackboard

Tahun
2000




Daftar lagu

Side A
• Aku Rindu Padamu( pure dangdut version ), cipt. Evie Tamala
• Dia, cipt. Evie Tamala / Puji R
• Terlalu Sayang, cipt. Evie Tamala
• Saat Yang Indah, cipt. Evie Tamala
• Kandas, cipt. Evie Tamala / Firez Arsudi

Side B
• Duka, cipt. Evie Tamala
• Suara Hati, cipt. Evie Tamala
• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala
• Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky
• Aku Rindu Padamu( pure dangdut version ), cipt. Evie Tamala



Syair Lagu

• Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala

Ke manapun ada bayanganmu, di manapun ada bayanganmu, di semua waktuku ada bayangmu kekasihku…
* Ku menangis, menangisku karna rindu. Ku bersedih, sedihku karena rindu.
Ku berduka, dukaku karena rindu. Ku merana, meranaku karena rindu
Mau tidur teringat padamu. mau makan teringat padamu, mau apapun teringat padamu kekasihku…….
Aku rindu…rindu….padamu…………….


• Dia, cipt. Evie Tamala / Puji R

Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda. Kemana diriku melangkah, selalu ada dia. Dimana diriku berada, selalu ada dia.
Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda.
* Telah kucoba melupakannya, makin kucoba semakin tersiksa.
Pernah pula aku mencoba menjalin cinta selain dia.Tetapi diriku tak mampu mencintai selain dia.
Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda.Dia... Dia... Dia ... Dia...
Dia... Dia... Dia.. Dia....


• Terlalu Sayang, cipt. Evie Tamala

Terlalu sayang, terlalu cinta, terlalu dalam mendamba.
Terlalu sayang terlalu cinta, terlalu dalam mendamba.
Kasih tersayang kasih tercinta, tengah dilenakan lupa.
* Diam bisu tak bersuara. Jiwa lelap dalam luka.
Diam dalam putus asa. Hati berair mata
Demi kasih tercinta, demi belahan jiwa direlakan dirinya terengkuh dan terdekap derita.


• Saat Yang Indah, cipt. Evie Tamala

Tiada saat yang paling indah, selain saat bersamamu. Tak ingin aku merasakan, selain sentuhan kasihmu.
Belaian tanganmu menembus di jiwa. Tutur dan katamu menusuk di sukma.
Tiada saat yang paling indah, selain saat bersamamu.
* Andai saja terjadi perpisahan, jangan ada air mata.
Kalau saja cinta tak tergapai tangan, usah sedih dan berduka
Tapi semoga antara kita cinta terjaga tuk selamanya 2x.


• Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi

Bila tiada mendalam, cinta dan kerinduan, tak kan terlalu dalam luka yang kurasakan.
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sesal kian mendera, akhir sebuah cerita. Kini kau telah berdua, itu kenyataannya
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sekian lama kucari dirimu kasih, dari waktu ke waktu kucari hingga putus asa diri ini.
Dan betapa kusesali yang telah terjadi, kekasih yang paling kucintai kini terluka hati.
Telah terlarang kita untuk saling mencinta


• Duka, cipt. Evie Tamala

Kemana langkah kakiku berpijak, slalu kubawa dirimu di jiwa. Bayang-bayang menggoda halus menembus rasa. Saat –saat bahagia telah berganti duka.
* Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Bagai mimpi saat kusadari, dirimu kini tiada disisiku lagi.


• Suara Hati, cipt. Evie Tamala

Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku. Ungkapan rasa rindu, kunyanyikan untukmu.
Kenangan bersamamu selalu menggodaku. Saat indah denganmu terbayang di mataku. Setiap waktuku merindukanmu, sepenuh hatiku menantikanmu.
Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku………
* Kekasihku aku rindu mesranya belaianmu.
Kekasihku aku rindu hangatnya pelukanmu.
Di dalam doa aku meminta, cinta kita satu slamanya



• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala

Selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidurmu. Bawalah aku dalam mimpi indahmu, di malam yang dingin sesunyi ini.
Selamat malam duhai kekasih, kan kusebut namamu menjelang tidurku. Agar kau hadiar dalam mimpi indahku, di peraduan yang sunyi ini.
* Gelisah hatiku karna kau jauh dariku. Tak lelap tidurku karena terbalut rindu
Adakah rindu didalam hatimu, seperti diriku merindukanmu.



• Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky

Bila malam tlah tiba, sunyi sepi kurasa. Dunia terasa hampa, sejak dia tiada. Tiada tempat mengadu, mencurahkan rasa rindu. Malampun smakin bisu, hari-hari kelabu.
Bila malam tlah tiba sunyi sepi kurasa.
* Sendiri kutelusuri jalan yang penuh memori.
Sering aku tak menyadari bahwa dia telah pergi.
Kini smakin aku mengerti betapa dia kucintai.

ALBUM Lagu-Lagu Dan Puisi Kisah EVIE TAMALA

Album
Lagu-Lagu Dan Puisi Kisah

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
Alik Ababiel

Produksi
Evieta Project / Blcakboard

Tahun
2000



Daftar lagu

Side A
• Cinta, cipt. Evie Tamala
• Ku ingin, cipt. Evie Tamala
Sabila, cipt. Evie Tamala / Puji R
• Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala
• Percuma, cipt. Evie Tamala

Side B
• Sendiri, cipt. Evie Tamala
• Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala
• Cinta Kasihku, cipt. Evie Tamala
• Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala
• Kata Hati, cipt. Evie Tamala



Syair Lagu

• Cinta, cipt. Evie Tamala

Haa .. Haa.
Dipuja-puja dimanja-manja, didamba-damba, di sayang-sayang. Di saat-saat pertama bila cinta hadir di dada. Di saat saat pertama bBila cinta merasuk jiwa.
Dipuja-puja dimanja-manja, didamba-damba, di sayang-sayang.
* Pabila cinta membawa bahagia, kadang kita yang lupa segalanya.
Namun bila derita melanda, mengapa kita menyalahkan cinta.
Bukannya cinta yang kejam pabila ada kegagalan. Jangan cinta yang dikecam, pabila mengalami kehancuran.


• Ku ingin, cipt. Evie Tamala

Bunga-bunga berseri, indah ditaman hati. Mekar tumbuh bersemi, harum mewangi.
Kupu-kupu menari, riang burung bernyanyi. Menyapa sang mentari, menyambut pagi.
* Kuingin cintaku ini seindah bunga berseri. Kuingin cintaku ini semerdu burung bernyanyi.
Kuingin cintaku ini bagaikan sinar mentari yang selalu menyinari hidup ini.


• Sabila, cipt. Evie Tamala / Puji R

Disaat hatiku dingin dan membeku, lama kumenantikanmu. Dikala waktuku hampa dan membisu, lelah kumerindukanmu. Kau datang menghias hariku, dengan canda tawamu. Kau datang menghias malamku, dengan merdunya tangismu. Kaulah permataku.
* Karna dirimu buah hatiku, gairah hidupku hadir kembali.
Senyum mungilmu buah hatiku, selalu menggoda kemana ku pergi.
Sabila buah hatiku. Sabila, Sabila….



• Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada orang lain selain dirimu. Tiada cinta lain selain untukmu. Engkaulah kasihku belahan jiwaku. Disetiap waktuku kau menyertaiku. Sisa-sisa hidupku kutempuh denganmu.
* Tiada hari-hari yang aku lalui, tanpa dirimu kasih ada di sampingku.
Seribu cobaan yang aku rasakan, dapat aku tahan karena engkau sayang.
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku, kau yang memberikan nada-nada cintaku.



• Percuma, cipt. Evie Tamala

Percuma saja kau datang kembali mengemis cinta dariku lagi. Percuma, percuma, percuma kau datang
Tertutup sudah pintu cintaku untuk kau beli dengan ketampananmu. Pergilah, pergilah, ho….pergilah
*Tanpa kusadari tumbuh di hatiku rasa kebencian yang teramat dalam
Memang ku akui betapa sulitnya untuk melupakan dirimu yang dulu ku sayang
Daripada nanti kan terluka lagi lebih baik kau pergi. Usah kau datang kembali


• Sendiri, cipt. Evie Tamala

Kemana aku mencari, dimana kan kutemui. Seorang yang memiliki rasa cinta penuh kasih.
Sendiri aku menanti, menanti slalu menanti. Mendamba seorang kekasih penuh cinta tulus hati.
Sendiri aku di sini, mendambakan sang kekasih.
* Aku bagaikan sang dayang yang mendamba seorang raja.
Haruskah senantiasa kuberteman air mata.
Mengapakah rasa bahagia seakan enggan tuk menyapa.


• Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala

Lilin-lilin putih berilah terangmu. Lilin-lilin putih temanilah aku. Sepi sendiri dimalam ini, tiada kasih yang menemani.
Lilin-lilin putih katakan padanya, lilin-lilin putih kumerindukannya.
*Cerita cintaku dia telah tau, derita hatiku dia juga tau.
Siapa diriku dia pun tlah tau, bagaimana aku semuanya dia tau.
Denganmu lilin putih, temani lah aku malam ini.



• Cinta Kasihku, cipt. Evie Tamala

Cintaku hanya padamu, sayangku hanya untukmu. Rinduku hanya padamu, kasihku hanya denganmu.
Akan kujaga selalu cinta kasihku padamu. Terasa damai hatiku bila berada disisimu.
* Pabila kau jauh dariku, resah gelisah hatiku.
Tiada berarti hidupku, pabila tanpa dirimu.
Hanya kepadamu kuserahkan diriku.


• Luka Di Atas Luka, cipt. Evie Tamala

( Kalau memang ini keputusan Tuhan aku rela menerimanya. Betapapun harus kurasakan sakit dan pedihnya. Kasih, aku takkan menangis, walaupun harus berakhir dengan perpisahan )
Rasa tak percaya aku mendengarnya, dia putuskan cinta dengan tiba-tiba. Mengapa dia tambah pula dengan menuduhku, khianati cinta dengan perbuatan nista. Rasa tak percaya aku mendengarnya.
*Masih terasa sakit atas putusannya, bertambah pedih dengan semua tuduhannya.
Umpama luka telah tergores di tubuh, disiram pula dengan asam cuka.
Sungguh derita diatas derita, sungguh luka diatas luka.


• Kata Hati, cipt. Evie Tamala

Bukan karena wajah ku menyintaimu, bukan karena harta ku menyayangimu. Karna ketulusanmu yang menyentuh hati, karna kelembutanmu serta kasih sayangmu. Yang membuat ku terharu, sikapmu yang selalu mengerti.
*Gairah hidupku sejak kehadiranmu, tiada lagi malam sepi bisu.
Tak akan tergoyah cintaku kepadamu walaupun musim selalu berganti
Apapun terjadi ku kan di sisimu, apapun terjadi ku kan mendampingimu

ALBUM Best Of The Best Evie Tamala - AMI Sharp Award (2000)

Album
Best Of The Best Evie Tamala - AMI Sharp Award (2000)


Artis
Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
PT Universal Musik Indonesia

Tahun
2000



Daftar lagu

Side A
• Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala
• Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi
• 1001 Hari, cipt. Evie Tamala / Kuntet Mangkulangit
• Kasmaran, cipt. Evie Tamala
• Suara Hati, cipt. Evie Tamala
• Permata Hati, cipt. Alik Ababiel/Eko Saky/Evie Tamala
• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala
• Lukaku, cipt. Rhoma Irama
• Duka, cipt. Evie Tamala

Side B
• Cinta, cipt. Evie Tamala
• Sedingin Salju, cipt. Rhoma Irama
• Janji, cipt. Rhoma Irama
• Cinta Parabola, cipt. Nano S
• Senandung Rembulan, cipt. Aziz Thalib
• Rambut, cipt. Eddy Lestaluhu
• Cinta Ketok Magic, cipt. Nano S
• Jogja Priyangan, cipt. Manthou’s
• Nyanyian Rindu, cipt. Yabdu Mj



Syair Lagu


• Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala

Ke manapun ada bayanganmu, di manapun ada bayanganmu, di semua waktuku ada bayangmu kekasihku…
* Ku menangis, menangisku karna rindu. Ku bersedih, sedihku karena rindu.
Ku berduka, dukaku karena rindu. Ku merana, meranaku karena rindu
Mau tidur teringat padamu. mau makan teringat padamu, mau apapun teringat padamu kekasihku…….
Aku rindu…rindu….padamu…………….


• Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi

Bila tiada mendalam, cinta dan kerinduan, tak kan terlalu dalam luka yang kurasakan.
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sesal kian mendera, akhir sebuah cerita. Kini kau telah berdua, itu kenyataannya
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sekian lama kucari dirimu kasih, dari waktu ke waktu kucari hingga putus asa diri ini.
Dan betapa kusesali yang telah terjadi, kekasih yang paling kucintai kini terluka hati.
Telah terlarang kita untuk saling mencinta


• 1001 Hari, cipt. Evie Tamala / Kuntet Mangkulangit

Seribu satu hari lelah aku menanti. Seribu satu hari resah gelisah hati. Tanpamu tiada gairah jiwa, tiada canda dan tawa. Duhai kakanda belahan jiwa, datanglah segera. Seribu satu hari…..
* Malam demi malam ku lalui, kumerindukanmu tanpa henti. Bersama sunyi hasrat kupendam sendiri.
Hari demi hari kulewati, kumenantikanmu tanpa letih. Bersama janji yang tlah tertanam dihati.
Demi apapun terjadi, kau akan tetap kunanti.


• Kasmaran, cipt. Evie Tamala

Tatapanmu, senyumanmu tiada pernah aku lupakan. Bisikanmu, suaramu merdu merayu menggoda.
Tiada siang, tiada malam raut wajahmu slalu terbayang. Beginilah oh rasanya pabila sedang kasmaran.
* Jatuh cinta berjuta rasa, ada rindu bila tak jumpa. Jatuh cinta berjuta rasa, ingin slalu mesra berdua.
Bersamamu aku bahagia, kepadamu ku kan setia.
Kemarilah oh sayang ku jangan kau jauh jauh dariku. Bernyanyilah bersamaku dalam irama yang syahdu.


• Suara Hati, cipt. Evie Tamala

Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku. Ungkapan rasa rindu, kunyanyikan untukmu.
Kenangan bersamamu selalu menggodaku. Saat indah denganmu terbayang di mataku. Setiap waktuku merindukanmu, sepenuh hatiku menantikanmu.
Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku………
* Kekasihku aku rindu mesranya belaianmu.
Kekasihku aku rindu hangatnya pelukanmu.
Di dalam doa aku meminta, cinta kita satu slamanya



• Permata Hati, cipt. Alik Ababiel/Eko Saky/Evie Tamala

Kutunggu kau slalu kutunggu, walaupun hati lelah menunggu. Di sini di dalam hati, aku dambakan tangisanmu.Duhai belahan jiwa permata hati. Tanpa dirimu hidupku sunyi. Duhai belahan jiwa permata hati. Cepatlah datang kepangkuanku.
Kutunggu kau slalu kutunggu
* Telingaku ini ingin mendengar tangismu. Kedua tangan ini ingin membelai wajahmu.
Andaikan dirimu hadiri disisiku kan berikan sejuta kasih dan sayang untukmu.



• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala

Selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidurmu. Bawalah aku dalam mimpi indahmu, di malam yang dingin sesunyi ini.
Selamat malam duhai kekasih, kan kusebut namamu menjelang tidurku. Agar kau hadiar dalam mimpi indahku, di peraduan yang sunyi ini.
* Gelisah hatiku karna kau jauh dariku. Tak lelap tidurku karena terbalut rindu
Adakah rindu didalam hatimu, seperti diriku merindukanmu.



• Lukaku, cipt. Rhoma Irama

Belum kering lukanya hatiku, luka bekas kau sakiti dulu. Tapi kini engkau kembali memohon, megharapkan cintaku.
Sebelum kau kembali padaku, baik puaskan dulu hatimu dari cinta ke lain cinta. Turutkan, puaskanlah hatimu. Nanti baru kau datang padaku…
* Kini carilah olehmu kasih pengganti dirku.
Lalu bandingkan olehmu, cintanya dengan cintaku. Setelah itu kau baru tahu betapa besar cintaku padamu.



• Duka, cipt. Evie Tamala

Kemana langkah kakiku berpijak, slalu kubawa dirimu di jiwa. Bayang-bayang menggoda halus menembus rasa. Saat –saat bahagia telah berganti duka.
* Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Bagai mimpi saat kusadari, dirimu kini tiada disisiku lagi.



• Cinta, cipt. Evie Tamala

Haa .. Haa.
Dipuja-puja dimanja-manja, didamba-damba, di sayang-sayang. Di saat-saat pertama bila cinta hadir di dada. Di saat saat pertama bBila cinta merasuk jiwa.
Dipuja-puja dimanja-manja, didamba-damba, di sayang-sayang.
* Pabila cinta membawa bahagia, kadang kita yang lupa segalanya.
Namun bila derita melanda, mengapa kita menyalahkan cinta.
Bukannya cinta yang kejam pabila ada kegagalan. Jangan cinta yang dikecam, pabila mengalami kehancuran.


• Sedingin Salju, cipt. Rhoma Irama

Pandangan matamu tiada mesra lagi. Belaian tanganmu tiada lembut lagi. Kehangatan cinta darimu oh sayang tak lagi kurasa.
Mengapa sikapmu tak seperti dulu. Dinginnya sikapmu oh sedingin salju.
* Apakah ada salahku yang menyakiti hatimu.
Ataukah kau telah jemu dengan kasih dan sayangku. Kalau demikian baik kau lepaskan, akupun tak mau kalau kau paksakan.
Pandangan matamu tiada mesra lagi, belaian tanganmu tiada lembut lagi. Tanpa sepatahpun kata kau ucapkan sebagai alas an. Membuat diriku tak pecaya lagi kepada semua rayu laki-laki.


• Janji, cipt. Rhoma Irama

Surga yang engkau janjikan, neraka yang kau berikan. Manis yang aku hayalkan, pahit yang aku rasakan. Tingginya janjimu padaku mengalahkan langit yang biru. Manisnya janjimu padaku
mengalahkan manisnya madu.
Surga yang engkau janjikan, neraka yang kau berikan. Manis yang aku hayalkan, pahit yang aku rasakan
* Dulu kau berlutut dikakiku, untuk mengharap cintaku.
Hingga terbuka pintu hatiku tuk menerima cintamu.
Tapi setelah aku jatuh cinta padamu, engkau begitu mudah melupakan diriku.



• Cinta Parabola, cipt. Nano S

Kapan cinta anu suci tigin jangji milih hiji. Cinta sanes parabola, gunta ganti pilihan kamana mana.
Kapan asih keudah nyata, hate teguh mikacinta. Cinta model jarak jauh, kadang kala hasilna teu pararuguh.
Cinta parabola saliwatan pinuh bagja. Cinta parabola bisa pindah pindah rasa. Anjeun kumalayang kawas heulang, meber jangjang neang nu kabandang.
*Sing ati ati ah tong sologoto ah, ulah pedah ulin langit hate gancang ngait.
Sing ati ati ah tong sologoto ah, memeh resmi rek narima teang heula pribadina
Sing ati ati ah tong sologoto ah, ulah pedah ulin langit hate gancang ngait.
Sing ati ati ah tong sologoto ah, memeh resmi rek narima teang heula pribadina



• Senandung Rembulan, cipt. Aziz Thalib

Kudengar alunan lagu bersenandung rindu, melodi cinta yang menggebu. Di dalam hati yang terpaku.
Namun apalah dayaku rembulan kelabu, di malam yang kelam membisu. Hanyalah bayangan yang semu. Akhirnya kasihpun tak sampai, maafkanlah aku.
* Begitu lama ingin aku curahkan, gelora cinta yang lama bersemayam.
Tetapi aku tak mungkin mengatakan, biarlah cinta hanya sebatas angan.
Aku bukanlah rembulan seindah yang kau bayangkan, tetapi redup dan tiada bersinar.
Kau dengar alunan lagu bersenandung rindu. Melodi cinta yang menggebu, didalam hati yang terpaku.


• Rambut, cipt. Eddy Lestaluhu

Rambut, rambut siapa ini kasih, bikin tak enak hati. Di kemeja putih ini kutemukan. Aduh aduh aduh sakitnya. Semalam engkau kemana, semalam makan dimana, semalam duduk dimana?
( Mana mana mana ) Siapa sama siapa? ( Bukan siapa siapa ). Aku..aku..aku benci kamu.
Rambut rambut siapa ini kasih, bikin tak enak hati.
* Gara-gara rambut itu hari-hari ku terganggu. Oh aku takut kehilanganmu
Gara-gara rambut itu hari-hari kucemburu. Oh engkau bohong di belakangku
Ada rambut lain ( Rambutku sendiri ). Rambut-rambut cinta yang lain



• Cinta Ketok Magic, cipt. Nano S

Cinta itu Bang bukan ketok magic, ditutup-tutup pantang dilirik. Cinta terasa asyik berbunga-bunga saat dipetik.
Cinta itu Bang bukan supermarket, mengada-ada biar kepelet. Cinta kan tetap lengket tak akan pudar walau kepepet.
*(Kalau cinta kalau cinta) Indah terasa suka dan duka
(Kalau cinta kalau cinta) Getar asmara merambah jiwa
Penuh pengorbanan, penuh kesabaran, penuh kelembutan, penuh keimanan



• Jogja Priyangan, cipt. Manthou’s

Sepi, sepi rasaning ati. Tengah ndalu ing tanah priyangan. Rinoso sepining atiku iki, bareng adoh soko sliramu.
Lali, lali tan biso lali. Eling-eling mung katon esemmu. Rikolo sliramu nguntabke aku, ono setasiun tugu.
*Ibo endahe, ibo endahe kuto Ngayugjo. Kang bisa gawe kepranan atiku.
Sapunyere, sapunyere paribasane. Peugat simpae patu rai pateupang deui.


• Nyanyian Rindu, cipt. Yabdu Mj

Kutuliskan syair ini hanya untukmu. Kunyanyikan lagu ini hanya untukmu. Walau jauh engkau disana, hati rindu ingin berjumpa, hanya gambarmu yang slalu kupandangi.
Betapa besar cinta ini padamu kasih. Kucurahkan kasih sayang hanya padamu
* Bulan saja mengerti diriku, aku ini sedang jatuh cinta padamu sayang.
Apa memang tiada kau merasa, atau memang tiada dirasa getaran jiwa.
Masih terngiang selalu merdu suaramu kasih………

ALBUM KARYA EMAS EVIE TAMALA EVIE TAMALA

Album
Karya Emas Evie Tamala

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
Blackboard / PT ASKM

Tahun
2001



Daftar lagu

Side A
• Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky
• Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala
• Kasmaran, cipt. Evie Tamala
• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala
• Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi
• Malu, cipt. Evie Tamala
• Suara Hati, cipt. Evie Tamala
• Duka, cipt. Evie Tamala
• Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala

Side B
• Cinta, cipt. Evie Tamala
• Cigalontang, cipt. Evie Tamala
• Sabila ( voc. Evie Tamala ), cipt. Evie Tamala / Puji R
• Air Mata, cipt. Evie Tamala
• Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala
• Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala
• Rahasia Cinta, cipt. Imam S Arifin/Latief Khan/Evie Tamala
• Sebuah Janji , cipt. Imam S Arifin / Evie Tamala
• Benang-Benang Cinta, cipt. Latief Khan/ Evie Tamala



Syair Lagu


• Kerinduan, cipt. Latief Khan/Evie Tamala/Alik Ababiel/Eko Saky

Bila malam tlah tiba, sunyi sepi kurasa. Dunia terasa hampa, sejak dia tiada. Tiada tempat mengadu, mencurahkan rasa rindu. Malampun smakin bisu, hari-hari kelabu.
Bila malam tlah tiba sunyi sepi kurasa.
* Sendiri kutelusuri jalan yang penuh memori.
Sering aku tak menyadari bahwa dia telah pergi.
Kini smakin aku mengerti betapa dia kucintai.


• Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala

Ke manapun ada bayanganmu, di manapun ada bayanganmu, di semua waktuku ada bayangmu kekasihku…
* Ku menangis, menangisku karna rindu. Ku bersedih, sedihku karena rindu.
Ku berduka, dukaku karena rindu. Ku merana, meranaku karena rindu
Mau tidur teringat padamu. mau makan teringat padamu, mau apapun teringat padamu kekasihku…….
Aku rindu…rindu….padamu…………….


• Kasmaran, cipt. Evie Tamala

Tatapanmu, senyumanmu tiada pernah aku lupakan. Bisikanmu, suaramu merdu merayu menggoda.
Tiada siang, tiada malam raut wajahmu slalu terbayang. Beginilah oh rasanya pabila sedang kasmaran.
* Jatuh cinta berjuta rasa, ada rindu bila tak jumpa. Jatuh cinta berjuta rasa, ingin slalu mesra berdua.
Bersamamu aku bahagia, kepadamu ku kan setia.
Kemarilah oh sayang ku jangan kau jauh jauh dariku. Bernyanyilah bersamaku dalam irama yang syahdu.


• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala

Selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidurmu. Bawalah aku dalam mimpi indahmu, di malam yang dingin sesunyi ini.
Selamat malam duhai kekasih, kan kusebut namamu menjelang tidurku. Agar kau hadiar dalam mimpi indahku, di peraduan yang sunyi ini.
* Gelisah hatiku karna kau jauh dariku. Tak lelap tidurku karena terbalut rindu
Adakah rindu didalam hatimu, seperti diriku merindukanmu.



• Kandas, cipt. Evie Tamala / Friez Arsudi

Bila tiada mendalam, cinta dan kerinduan, tak kan terlalu dalam luka yang kurasakan.
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sesal kian mendera, akhir sebuah cerita. Kini kau telah berdua, itu kenyataannya
Bila saja kutahu bahwa kesetiaanmu begitu dalam padaku, takkan aku mengingkari janjiku
Sekian lama kucari dirimu kasih, dari waktu ke waktu kucari hingga putus asa diri ini.
Dan betapa kusesali yang telah terjadi, kekasih yang paling kucintai kini terluka hati.
Telah terlarang kita untuk saling mencinta


• Malu, cipt. Evie Tamala

Malu aku malu tapi aku mau, rindu aku rindu tapi aku malu. Pabila tak berjumpa, rindu sesakkan dada. Bila sudah berjumpa, malu malu menggoda. Malu aku malu tapi aku mau…
* Bila cinta sudah mulai bersemi, rindu resah datang silih berganti.
Debar-debar hati tiada menentu, bila sudah aku di hadapanmu.
Mungkin karena ku jatuh cinta, hingga semua terasa indah.


• Suara Hati, cipt. Evie Tamala

Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku. Ungkapan rasa rindu, kunyanyikan untukmu.
Kenangan bersamamu selalu menggodaku. Saat indah denganmu terbayang di mataku. Setiap waktuku merindukanmu, sepenuh hatiku menantikanmu.
Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku………
* Kekasihku aku rindu mesranya belaianmu.
Kekasihku aku rindu hangatnya pelukanmu.
Di dalam doa aku meminta, cinta kita satu slamanya



• Duka, cipt. Evie Tamala

Kemana langkah kakiku berpijak, slalu kubawa dirimu di jiwa. Bayang-bayang menggoda halus menembus rasa. Saat –saat bahagia telah berganti duka.
* Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Seandainya aku mampu membuat dirimu kembali, hati ini takkan beku karna merasa sendiri.
Bagai mimpi saat kusadari, dirimu kini tiada disisiku lagi.


• Lilin-Lilin Putih, cipt. Evie Tamala

Lilin-lilin putih berilah terangmu. Lilin-lilin putih temanilah aku. Sepi sendiri dimalam ini, tiada kasih yang menemani.
Lilin-lilin putih katakan padanya, lilin-lilin putih kumerindukannya.
*Cerita cintaku dia telah tau, derita hatiku dia juga tau.
Siapa diriku dia pun tlah tau, bagaimana aku semuanya dia tau.
Denganmu lilin putih, temani lah aku malam ini.



• Cinta, cipt. Evie Tamala

Haa .. Haa.
Dipuja-puja dimanja-manja, didamba-damba, di sayang-sayang. Di saat-saat pertama bila cinta hadir di dada. Di saat saat pertama bBila cinta merasuk jiwa.
Dipuja-puja dimanja-manja, didamba-damba, di sayang-sayang.
* Pabila cinta membawa bahagia, kadang kita yang lupa segalanya.
Namun bila derita melanda, mengapa kita menyalahkan cinta.
Bukannya cinta yang kejam pabila ada kegagalan. Jangan cinta yang dikecam, pabila mengalami kehancuran.


• Cigalontang, cipt. Evie Tamala

Aku akan kembali, ke sini ku kembali. Ke rumahku, ke tempatku, bumi kelahiranku. Di sini awalku menjalani sang waktu
Kemanapun ku pergi, slalu rindu kembali.
Di sini ku dilahirkan, aku dibesarkan dengan penuh kasih sayang, penuh ketulusan.
Di sini ku kesedihan, dukaku terdalam. Yang tercinta dan tersayang telah meninggalkan.
Hampa raga, luka jiwa. T’lah tiada yang tercinta.
Kasihku, dewiku, jiwaku. Mama……….

• Sabila ( voc. Evie Tamala ), cipt. Evie Tamala / Puji R

Disaat hatiku dingin dan membeku, lama kumenantikanmu. Dikala waktuku hampa dan membisu, lelah kumerindukanmu. Kau datang menghias hariku, dengan canda tawamu. Kau datang menghias malamku, dengan merdunya tangismu. Kaulah permataku.
* Karna dirimu buah hatiku, gairah hidupku hadir kembali.
Senyum mungilmu buah hatiku, selalu menggoda kemana ku pergi.
Sabila buah hatiku. Sabila, Sabila….


• Air Mata, cipt. Evie Tamala

Di hatiku, dimataku, disanalah tempatmu. Kala haru, kala pilu, kala itu kau jatuh. Kala kubahagia, kala kumerana, kala itu pula kau tiba. Bahkan dalam doa, disetiap doa kau selalu turut serta.
Di hatiku, di mataku, di sanalah tempatmu..
* Kau adalah kesungguhan, kau adalah ketulusan, kau adalah kelembutan, kau adalah keharuan pada jiwa yang mulia.
Kau adalah ketakutan, kau adalah kepalsuan, kau adalah kelemahan, kau adalah keputusasaan.
Pada jiwa yang hampa, pada jiwa yang gelisah. Maknamu sering mudah berubah


• Gelora Cinta, cipt. Evie Tamala

La..la..la..li..la..( 4x )
Teramat indah saat pertama, sebelum takdir memisah kita. Tiada terduga kini berjumpa, setelah lama masa berpisah. Gelora gelora cinta, gelora geloranya asmara. Gelora gelora cinta, kini kembali membara.
*Masa lalu, masa-masa lalu biarkan berlalu.
Mari kita menyatukan hati dengan langkah pasti.
Biarkanlah masa-masa silam, jadikanlah sebagai kenangan.



• Nada-Nada Cinta, cipt. Evie Tamala

Tiada orang lain selain dirimu. Tiada cinta lain selain untukmu. Engkaulah kasihku belahan jiwaku. Disetiap waktuku kau menyertaiku. Sisa-sisa hidupku kutempuh denganmu.
* Tiada hari-hari yang aku lalui, tanpa dirimu kasih ada di sampingku.
Seribu cobaan yang aku rasakan, dapat aku tahan karena engkau sayang.
Kudapatkan ilham untuk lagu-laguku, kau yang memberikan nada-nada cintaku.



• Rahasia Cinta, cipt. Imam S Arifin/Latief Khan/Evie Tamala

Malu malu aku mengatakan, ada getar cinta makin membara. Rindu rindu bila tak bertemu, debar debar hati makin menjadi. Harus bagaimana aku mengatakan, sedangkan bibirku tak mampu berbicara.
Malu malu aku mengatakan, ada getar cinta makin membara….
*Resah gelisah yang kini kurasakan, menyimpan rahasia hati ini.
Mungkin kah ada perasaan yang sama, agar terungkap tabir dinta ini.
Andaikan kumampu menggapai hatimu, rahasia cinta dapat manjadi nyata



• Sebuah Janji , cipt. Imam S Arifin / Evie Tamala

Harus kemana lagi, kini aku mencari. Dirimu yang tlah pergi, hilang tiada berita sampai kini.
Kini tiada lagi keceriaan hati. Sunyi sepi sendiri, tanpa dirimu lagi oh kekasih.
* Tiada kau rasakan semua kerinduan, lama ku tenggelam dalam penantian.
Tidak kah kau tahu derita hatiku. Disetiap waktu kusebut namamu.
Kutanamkan janji dalam hati ini, kau tetap kunanti sampai kau kembali.


• Benang-Benang Cinta, cipt. Latief Khan/ Evie Tamala

Mau apalagi diriku bila cinta sudah menyatu, biarkan dunia semua tau cintamu cintaku telah terpadu.
Tiada rahasia lagi yang tersimpan di dalam hati. Resah gelisah sirnalah sudah, benang-benang cinta terjalin indah.
* Rindu dihatiku kini tak lagi membeku, semenjak dirimu mengisi hidupku.
Mimpi-mimpi indah kini menjadi nyata, engkau yang kudamba telah bersatu rasa.
Dirimu jadi milikku, akupun jadi milikmu.

ALBUM JATUH CINTA LAGI EVIE TAMALA

Album
Jatuh Cinta Lagi

Artis
Evie Tamala

Penata Musik
-

Produksi
Blackboard / PT ASKM

Tahun
2002



Daftar lagu

Side A
• Jatuh Cinta Lagi, cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi
• Terlalu Sayang, cipt. Evie Tamala
• Srigala Berbulu Domba, cipt. Rhoma Irama
• Saat Yang Indah, cipt. Evie Tamala
• Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala
• Suara Hati, cipt. Evie Tamala
• Seribu Purnama, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala/Syamsudin Caesi
• Salam Mesra, cipt. Taufik Apalah/Evie Tamala/Imam Joen
• Aku Rindu Padamu ( karaoke ), cipt. Evie Tamala


Side B
• Getar, cipt. Evie Tamala / Alik Ababiel
• Dia, cipt. Evie Tamala / Puji R
• Kelam, cipt. Ukat S
• Demi Cinta, cipt. Evie Tamala
• Harapan, cipt. Dedi Sasmita
• Tanda Merah, cipt. Rhoma Irama
• Apa Yang Kau Cari, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala
• Sampai Jumpa Lagi, cipt. Dede Paroga/Welly
• Selamat Malam ( karaoke ), cipt. Evie Tamala



Syair Lagu

• Jatuh Cinta Lagi, cipt. Evie Tamala / Lita Citra Dewi

Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku bergetar kembali. Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku berdebar kembali.
Bunga-bungapun bersemi, berseri hiasi kembali. Nyanyian indah kembali menggema, mengalun damaikan di hati.
Mengapa diriku jatuh cinta lagi. Mengapa hatiku bergetar kembali
* Sekian lama tiada kujumpa. Getar jiwa, debar dada, getar asmara.
Begitu lama aku berada dalam hampa, dalam duka, dalam nestapa
Kini tlah kembali cinta menyentuh sukma. Kembali menggoda cinta membuai jiwa


• Terlalu Sayang, cipt. Evie Tamala

Terlalu sayang, terlalu cinta, terlalu dalam mendamba.
Terlalu sayang terlalu cinta, terlalu dalam mendamba.
Kasih tersayang kasih tercinta, tengah dilenakan lupa.
* Diam bisu tak bersuara. Jiwa lelap dalam luka.
Diam dalam putus asa. Hati berair mata
Demi kasih tercinta, demi belahan jiwa direlakan dirinya terengkuh dan terdekap derita.


• Srigala Berbulu Domba, cipt. Rhoma Irama

Semua telah kuserahkan padamu wahai kekasih. Banyak sudah yang kukorbankan untukmu wahai kekasih. Setelah kau dapatkan semua dariku, dengan begitu mudahnya aku kau campakkan.
Begitu manis rayuanmu begitu mesra katamu. Sepenuhnya aku percaya tanpa merasa curiga. Kau tutupi sifatmu dengan warna madu. Rupanya engkau srigala yang berbulu domba.
Tertawa puas engkau tertawa, dan bangga setelah memperdaya.
Tetapi ada yang kau lupakan, hukuman dan keadilan tuhan. Tiada dosa bebas tanpa balas.
Sebelum aku memaafkan sebelum kau relakan, kemana langkahmu berjalan pasti dalam ketakutan. Walau dengan siapa kau berumah tangga, tak mungkin engkau bahagia dengan beban dosa.


• Saat Yang Indah, cipt. Evie Tamala

Tiada saat yang paling indah, selain saat bersamamu. Tak ingin aku merasakan, selain sentuhan kasihmu.
Belaian tanganmu menembus di jiwa. Tutur dan katamu menusuk di sukma.
Tiada saat yang paling indah, selain saat bersamamu.
* Andai saja terjadi perpisahan, jangan ada air mata.
Kalau saja cinta tak tergapai tangan, usah sedih dan berduka
Tapi semoga antara kita cinta terjaga tuk selamanya 2x.


• Tangis dan Tawa, cipt. Evie Tamala

Pertemuan, perpisahan slalu datang dan bergantian. Rasa cinta yang membara tiba-tiba pupus musnah. Tangis dan tawa hiasi hidup manusia. Tangis dan tawa menyertai langkah kita.Pertemuan ……
* Bagaimanapun pedih rasa di jiwaj janganlah sampai tertetes air mata.
Walaupun berat beban menghimpit jiwa canda dan tawa tampak dipandang mata.
Walau dalamnya luka dan duka, slalu tampak riang dan gembira.



• Suara Hati, cipt. Evie Tamala

Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku. Ungkapan rasa rindu, kunyanyikan untukmu.
Kenangan bersamamu selalu menggodaku. Saat indah denganmu terbayang di mataku. Setiap waktuku merindukanmu, sepenuh hatiku menantikanmu.
Dengarkanlah laguku, suara isi hatiku………
* Kekasihku aku rindu mesranya belaianmu.
Kekasihku aku rindu hangatnya pelukanmu.
Di dalam doa aku meminta, cinta kita satu slamanya



• Seribu Purnama, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala/Syamsudin Caesi

Seribu purnama hati membeku, mengayunkan langkah tanpa cintamu. Malampun terasa makin membisu, dalam menantikan kau yang kurindu.
Cinta tersimpan dalam anganku, walaupun bayangan menghias waktu.Dan tiada pernah aku tahu entah sampai kapan sepi merayu.
Seribu purnama hati membeku, mengayunkan langkah tanpa cintamu.
* Keringlah sudah air mata, tapi derita tak juga sirna.
Masih adakah waktu tersisa untuk labuhkan sebuah cinta.
Masih adakah waktu tersisa tuk menerima dambaan sukma.
Masih adakah waktu tersisa tuk menerima dambaan jiwa



• Salam Mesra, cipt. Taufik Apalah/Evie Tamala/Imam Joen

Salam mesra kau sampaikan lewat sepucuk surat. Hati berbunga-bunga saat aku membaca rangkaian kata nan indah. Salam yang penuh mesra , sebagai tanda cinta jalinan kasih asmara.
Salam mesra kau sampaikan lewat sepucuk surat tanda cinta.
* Terbuai terlena dalam kasih asmara. Kehadiranmu membawa harapan yang penuh makna.
Bersama melangkah dalam satu cita. Menggapai harapan indah, mencapai cita bahagia.
Duhai indah cinta kita, semoga kekal slamanya.



• Aku Rindu Padamu, cipt. Evie Tamala

Ke manapun ada bayanganmu, di manapun ada bayanganmu, di semua waktuku ada bayangmu kekasihku…
* Ku menangis, menangisku karna rindu. Ku bersedih, sedihku karena rindu.
Ku berduka, dukaku karena rindu. Ku merana, meranaku karena rindu
Mau tidur teringat padamu. mau makan teringat padamu, mau apapun teringat padamu kekasihku…….
Aku rindu…rindu….padamu……………


• Getar, cipt. Evie Tamala / Alik Ababiel

Di suaramu di jarakmu kumelangkah ke arahmu. Di godamu, di candamu ku tersipu malu.
Tanpa kata-kata, tanpa suara. Berdebaran dada getar jiwa.
Di mesramu, di rinduku, berdebaran jiwa.
Di antara getaran doa, di antara putihnya warna.
Di pertemuan adam hawa, dipertemukan pula kita. Arafah……..getar jiwa
Di matamu, di wajahmu kumelabuhkan rindukuku.
Di dekatmu, disampingmu bergetaran jiwa. Bergetaran jiwa.Bergetaran jiwa


• Dia, cipt. Evie Tamala / Puji R

Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda. Kemana diriku melangkah, selalu ada dia. Dimana diriku berada, selalu ada dia.
Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda.
* Telah kucoba melupakannya, makin kucoba semakin tersiksa.
Pernah pula aku mencoba menjalin cinta selain dia.Tetapi diriku tak mampu mencintai selain dia.
Dia, hanya dia. Hanya bayangannya yang slalu menggoda.Dia... Dia... Dia ... Dia...
Dia... Dia... Dia.. Dia....


• Kelam, cipt. Ukat S

Kelam, betapa kelam hidupku, betapa suram nasibku di dalam dunia ini.
Mungkin sudah suratan hidupku, sudah suratan nasibku tanpa cinta dan kasih. Langkah apa yang harus kutempuh dalam menyusuri hidupku. Kadang aku bertanya, aku lahir kedunia hanya untuk menanggung derita.
Kelam, betapa kelam hidupku, betapa suram nasibku di dalam dunia ini.
* Sepi, hari-hari kian sepi tiada yang menemani di saat aku begini.
Tuhan, berikanlah rahmatmu di dalam hidup ini.


• Demi Cinta, cipt. Evie Tamala

Ha…………Takkan pernah lelah jiwa untuk mendamba. Takkan pula letih raga untuk setia. Bersama derita, bersama air mata.
Untukmu senantiasa aku ada, menantikanmu mendamba sepenuh jiwa.
Kubiarkan derita kubiarkan air mata. Bersama ku dan jiwa, memberikanku makna tentang cinta. Untukmu senantiasa aku ada, menantikanmu mendamba sepenuh jiwa
Biar kucerca dicela. Biar kudibenci dihina. Biar kudera disiksa. Biar kurela menderita
Demi cinta , karna cinta…..


• Harapan, cipt. Dedi Sasmita

Rembulan sepanjang malam, tak jemu membasuh kelam. Mengapa sang bintang lari dan menghilang, membiarkan aku di kerinduan.
Kala jiwaku terguncang didalam kesendirian. Mengapa sang malam terpaku terdiam, membiarkan aku di kerinduan.
* Bayang demi bayang mengalir menghilang, makin menjauhi angan.
Bilakah kan datang sebuah harapan untuk ku menggapai semua angan
dan impian kehidupan bersamamu. Oh Tuhan……..


• Tanda Merah, cipt. Rhoma Irama

Berkerut keningku melihat tanda merah nampak di lehermu nyata bekas kecupan. Kecupan mesra entah dari siapa.
Tanda merah itu oh membakar hatiku, bekas bibir itu membuat ku bertanya apakah engkau menghianati cinta.
* Adakah orang lain selain diriku. Adakah cinta lain selain cintaku, pabila ada katakan siapa.
Adakah orang lain selain diriku. Adakah cinta lain selain cintaku, pabila ada katakan siapa.


• Apa Yang Kau Cari, cipt. Alik Ababiel/Evie Tamala

Sering kumerenung sendiri dan bertanya dalam hati. Apalagi yang kau cari, semua telah kau miliki. Pengabdian dan kesetiaan telah engkau dapatkan. Cinta suci dan setulus hati juga tlah kau miliki.
Sering kumerenung sendiri dan bertanya dalam hati. Apalagi yang kau cari, semua telah kau miliki
* Kutahu betapa dia memujamu, kaupun tahu dia mencintamu.
Disetiap waktu hanyalah dirimu, dia serahkan semua untukmu.
Mengapa kau masih juga, kau menghianati dia.



• Sampai Jumpa Lagi, cipt. Dede Paroga/Welly

Tiba saatnya saat berpisah, setelah lama kita bersama. Seribu kesan akan tersimpan, jadi kenangan tak terlupakan. Tangisan dan tawa pasti slalu ada, jumpa dan berpisah sudah biasa.
* Saat perpisahan tiada kubayangkan. Saat perpisahan tiada kubayangkan, dan tak kuharapkan ada kesedihan.
Kita kan berpisah untuk sementara, esok atau lusa kita jumpa pula.


• Selamat Malam, cipt. Evie Tamala

Selamat malam duhai kekasih, sebutlah namaku menjelang tidurmu. Bawalah aku dalam mimpi indahmu, di malam yang dingin sesunyi ini.
Selamat malam duhai kekasih, kan kusebut namamu menjelang tidurku. Agar kau hadiar dalam mimpi indahku, di peraduan yang sunyi ini.
* Gelisah hatiku karna kau jauh dariku. Tak lelap tidurku karena terbalut rindu
Adakah rindu didalam hatimu, seperti diriku merindukanmu.